Detox sosial media
Di era modern ini kita semua hampir gk bisa lepas dari smartphone, adapun penggunaan smartphone pada tiap orang berbeda beda. Ada yg untuk bisnis, berkomunikasi, kerjaan dan bersosial media, dll. Satu hal yg ku soroti dari penggunaan smartphone adalah banyaknya waktu, energi dan perhatian yg kita berikan hanya untuk bersosial media.
Terlepas dari banyaknya manfaat yg bisa kita dapatkan dari bersosial media, namun gk sedikit juga dampak buruk yg kita rasakan, seperti sering cemas, sulit fokus, fomo, lelah secara mental dan emosi dan seolah merasa gk punya waktu dalam satu hari. Beberapa hal itu juga aku alami dalam bersosial media, takut ketinggalan tren, takut ketinggalan yg viral, ingin selalu tau kabar terbaru dari teman atau dari influencer yg kita ikuti.
Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan diatas adalah dengan puasa social media. Puasa medsos ialah istirahat total dari media social selama jangka waktu yg kita tentukan, inilah yg ku lakukan dan sudah memasuki 1 bulan tanpa bermain social media.
factor yg membuatku akhirnya memutuskan untuk stop bermain social media ialah karna lebih banyak dampak buruk yg kurasakan daripada dampak positifnya. kita punya kapasitas otak yg terbatas dalam menerima informasi, namun social media memberikan kita begitu begitu banyak informasi dari berbagai macam penjuru yg gk bisa kita filter satu persatu. Akhirnya karna kita terlalu bnyk menerima informasi tanpa jeda, otak kita pun kelelahan, kita pun jadi orang yg mudah kehilangan fokus.
Selain banjir informasi, social media adalah tempat kita untuk membandingkan diri dengan orang lain. Ya bener banget dan mungkin hampir semua orang melakukannya. Membandingkan diri untuk mendapatkan motivasi sebenarnya sah sah saja, namun ketika kita terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, maka nanti ada perasaan tidak cukup dan insecure yg kita rasakan karna membandingkan diri. Akhirnya itu berdampak ke kesehatan mental kita karna gk pernah merasa cukup.
Sebenarnya ada beberapa factor lain yg membuat ku uninstall sosmed terutama IG dan FB, namun dua alasan diatas sudah cukup untuk membuatku mengambil keputusan untuk uninstall sosial media dalam jangka waktu yg lama.
Lalu gimana rasanya setelah uninstall sosial media? Pikiran lebih tenang dan ringan, kita lebih bisa menerima diri kita apa adanya, tidak merasa jadi orang yg buru buru, mental lebih sehat, kita bisa lebih hadir dalam hidup karna kita gk fomo, dan yg pasti jadi orang yg lebih mudah bersyukur atas apa yg kita miliki.
Comments
Post a Comment
silahkan berkomentar menggunakan bahasa yang sopan