Review buku Guns, Germs, Steel
Buku berjudul “Guns, Germs & Steel” yg ditulis oleh Jared Diamond ini menyajikan riwayat singkat umat manusia selama 13.000 tahun terahir. Bagi saya pribadi buku bergenre sejarah sangat menarik terlebih lagi buku ini salah satu fokusnya ialah pencarian penjelasan mendasar, serta penelusuran mundur hubungan sebab akibat historis sampai sejauh mungkin.
Pertanyaan yang memotivasi buku ini adalah: mengapa sejarah berkembang secara berbeda di berbagai benua?
Pada buku ini Jared merinci bukti yg menunjuk pada kondisi lingkungan daripada perbedaan biologis antara kelompok orang yg berbeda dalam kesuksesan mereka.
pertanyaan mengapa Eropa yg menjajah benua lain dan bukan sebaliknya bisa ditemukan di buku ini. Jawaban yang jared tunjukan adalah dominasi Eropa adalah hasil dari peluang dan kebutuhan daripada segala jenis kecerdikan tertentu atau anggapan unggulnya ras tertentu. Bahwa ada rangkaian peristiwa yang membawa mereka ke posisi saat ini.
Kita bisa melihat perkembangan jika kita kembali melihat sejarah, jalan menuju ketidaksetaraan tersebut dimulai ketika orang berhenti menjadi pemburu pengumpul dan mulai bertani. Ketika transisi dari berburu ke bertani terjadi, orang tidak perlu menghabiskan seluruh waktunya mencari makanan untuk dimakan dan sebagai gantinya dapat menanam, memanen, dan menyimpan surplus makanan.
Dengan simpanan makanan yg cukup, orang dapat memiliki waktu luang dan melakukan hal-hal seperti membangun kota, mengembangkan Negara bagian dan menggabungkan Negara bagian tersebut menjadi kerajaan.
Namun ini tidak semudah kedengarannya, sejumlah faktor harus mendukung anda untuk melakukan transisi dari berburu dan meramu ke bertani. Pertama anda harus memiliki tanaman yg tinggi nutrisi yg juga dapat disimpan. Dan kita membutuhkan iklim yg cukup kering yg memungkinkan penyimpanan. Kita juga membutuhkan hewan yg dapat di jinakkan oleh manusia dan digunakan untuk membantu bertani.
Ketika anda memiliki kendali atas hal-hal ini, anda dapat membuat makanan tambahan yg dapat digunakan untuk memberi makan banyak orang yg dapat meningkatkan populasi, mempelajari hal lain dan berinovasi secara sosial dan teknologi. Pada titik ini masyarakat mulai menjadi hierarki dan struktur politik berkembang yg mengarah pada pembangunan Negara.
Permasalahan di berbagai tempat lainnya ialah sebagian besar tempat di dunia adalah tempat yang tidak cocok untuk langkah pertama dalam membangun peradaban. Mereka tidak bisa mengembangkan sistem pertanian berdasarkan lingkungan mereka. Sebaliknya, Eropa dan Asia yg akan kita sebut Eurasia, adalah tempat yg sempurna. Tempat itu memiliki iklim yg relatif kering dan banyak tumbuhan dan hewan yg dapat di jinakkan.
Jared menemukan bahwa di Eurasia memiliki 14 hewan yg dapat digumakan oleh manusia, sementara hanya ada 1 di amerika selatan dan tidak ada di bagian dunia lainnya. Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa zebra dan gajah afrika dapat di jinakkan, tetapi zebra ternyata tidak dapat di jinakkan. Dan meskipun gajah afrika dapat di jinakkan, mereka hampir tidak mungkin berkembang biak di penangkaran.
Kunci lain dalam menjelaskan dominasi eropa adalah penyakit. Dan domestikasi hewan sangat berkaitan dengan hal ini. Banyak penyakit yg telah memusnahkan populasi besar di eropa dan asia adalah akibat dari orang yang hidup berdekatan dengan hewan. Penyakit seperti cacar, campak, dan influenza semuanya berasal dari hidup dekat dengan binatang. Selama ratusan tahun paparan terhadap penyakit ini telah memungkinkan orang Eurasia mengembangkan resistensi terhadap penyakit tersebut.
Saat mereka bepergian, mereka juga membawa penyakit ini kemana pun mereka pergi, dan ketika mereka bersentuhan dengan orang-orang yg belum pernah terpapar, jutaan kematian terjadi. Lokasi geografis Eurasia juga mempromosikan pertukaran budaya antara orang-orangnya dengan cara yang tidak dimiliki oleh Negara lain di dunia.
Fakta bahwa Eurasia membentang dari barat ke timur, bukan dari utara ke selatan seperti yg dilakukan amerika dan afrika memungkinkan lebih banyak variasi tanaman dan hewan yg dapat di jinakkan untuk ditukar. Itu juga memungkinkan orang-orangnya untuk memperdagangkan inovasi dan penyakit dengan lebih mudah daripada benua utara ke selatan.
Dengan berorientasi dari barat ke timur, peliharaan di satu bagian benua dapat di gunakan di lokasi lain di benua itu karna musim dan iklim relative sama. Di sisi lain, amerika dan afrika keduanya terfragmentasi secara geografis. Di amerika terbukti sulit bagi tanaman untuk diadaptasi dari satu lintang ke lintang lainnya dan di amerika utara, dari satu sisi pegunungan rocky ke sisi lainnya. Bepergian dari amerika utara ke amerika selatan juga sangat sulit. Variasi lingkungan yg ekstrem di afrika juga membuat hampir tidak mungkin untuk menggunakan tumbuhan dan hewan peliharaan dari lokasi yg berbeda . tidak seperti 2 tempat ini, orang eropa dapat mengadopsi hewan dan tumbuhan asia barat daya, dan teknik pertanian mereka ribuan tahun yg lalu.
Pada tahun 1000 M, hampir seluruh eropa telah mengadopsi tanaman dan metode asia barat daya. Karna masyarakat di Eurasia mampu menghasilkan surplus panen dan mengembangkan kota, orang dapat berspesialisasi dalam keterampilan di luar kelangsungan hidup dasar. Orang-orang seperti pengrajin dan juru tulis membuat masyarakat Eurasia tumbuh secara ekonomi dan teknologi jauh lebih cepat daripada pemburu pengumpul.
Keunggulan ini akhirnya membuat orang-orang di salah satu bagian Eurasia-eropa, menaklukan dunia dengan menggunakan kemajuan teknologi seperti senjata dan baja. Beberapa orang mungkin bertanya mengapa kekuatan eropa daripada kekuatan asia di Eurasia yg mendominasi dunia. Lagi pula cina secara historis menjadi salah satu tempat paling kuat dan stabil di dunia. Jared mengusulkan bahwa ada penjelasan geografis. Di eropa ada banyak penghalang alam seperti gunung, sungai, laut dll. Yg memungkinkan masyarakat berkembang secara mandiri satu sama lain. Pada saat yg sama persaingan antara masyarakat ini sangat besar dan memastikan bahwa mereka yg tidak berkembang dengan cepat akan segera ditaklukan. Dengan kata lain, itu adalah seleksi alam masyarakat, hanya masyarakat yg paling maju secara ekonomi dan militer yg bertahan.
Tidak seperti di eropa, asia memiliki kerajaan-kerajaan besar yg terisolasi yg merampas persaingan mereka dan menyebabkan kebijakan-kebijakan yg terkadang menghambat perkembangan ekonomi mereka. Salah satu contohnya adalah ketika cina melarang kapal laut pada abad ke 16, tepat ketika orang eropa mulai menjelajahi dan menjajah dunia. Eropa barat juga mendapat manfaat dari iklim sejuk yg cocok untuk pertanian.
Di asia barat daya atau yg kadang-kadang kita sebut timur tengah, pertanian intensif pada akhirnya cukup merusak lingkungan sehingga penggurunan wilayah itu di dorong. Bahkan saat ini ketika dunia telah memasuki era yg lebih mengglobal, perbedaan kekayaan dan kekuasaan sangat besar antara orang-orang keturunan eropa barat dan orang lain.
Itulah sedikit rangkuman dari buku berjudul “Guns, Germs & Steel” karya Jared Diamond.
Comments
Post a Comment
silahkan berkomentar menggunakan bahasa yang sopan