Si pembuat keputusan rasional VS Si Monyet Kepuasan Instan
Saya pernah baca sebuah tulisan yg bilang “permasalahan hidup manusia dimulai ketika seharusnya sekedar balas chat WA malah buka IG, FB, Tik Tok dan youtube”, bagi saya tulisan tsb sepenuhnya tidak salah, karna saya pernah mengalaminya.
But why? Terkadang mengapa sesuatu yg sudah kita rencanakan untuk dikerjakan tapi malah mengerjakan kerjaan yg lain dan melupakan tugas utama. Dan mengapa kita sering sekali menunda2?
Ada sebuah penjelasan yang lumayan unik tentang mengapa kita sering menunda sesuatu. Ada sebuah hipotesis bahwa didalam otak setiap orang ada 2 oknum yg bertanggung jawab atas setiap pengambilan keputusan kita.
Oknum 1 sebut saja “si pembuat keputusan rasional” yg membuat keputusan logis untuk melakukan sesuatu yg produktif dan bermanfaat. Selanjutnya Oknum ke2 ialah “monyet Kepuasan instan” yg hanya peduli tentang 2 hal yakni gampang dan menyenangkan.
Awalnya semuanya baik-baik saja ketika si pembuat keputusan rasional yg mengendalikan pikiran kita, namun masalah mulai muncul ketika monyet kepuasan instan mulai mengambil alih diri kita dan mengendalikan diri kita.
Pembuat keputusan rasional akan membuat keputusan logis untuk melakukan sesuatu yg produktif seperti “waktunya belajar dan menyelesaikan tugas” tapi si monyet kepuasan instan tidak suka rencana tersebut, maka ia mengambil alih kendali dan berkata “mari kita menonton berita tentang skandal lesti karna aku tiba-tiba ingat itu dan sedang hangat-hangatnya, kemudian kita akan mengecek instagram untuk melihat sudah berapa banyak yg menyukai postinganku 10 menit yg lalu, setelah itu kita menonton youtube dan melihat video siapa yg trending, setelah itu kita akan nonton tik tok”
Alhasil yg terjadi ialah kita tidak mengerjakan tugas yg seharusnya diselesaikan dan malah lebih memilih sesuatu yg gampang dan memberi kesenangan sementara.
Itulah kenapa kita sering menunda karna si monyet kepuasan instan sedang mengendalikan diri kita dan dia lebih suka sesuatu yg gampang dan menyenangkan ketimbang sesuatu yg berat namun produktif.
Comments
Post a Comment
silahkan berkomentar menggunakan bahasa yang sopan