Keterbatasan yang realistis

Terasa Spesial sekali punya barang yang sudah lama dan masih dipake sampai saat ini ditengah banyaknya produk-produk baru yang menggiurkan pandangan kita, disaat orang" berlomba membeli dan memakai produk terbaru, aku masih setia dengan beberapa barangku. Barang tersebut telah banyak membantuku dan menjadi saksi bisu dalam menjalani kehidupan.

 dirumah, Aku punya beberapa barang yang sudah bertahan dan sudah menemaniku hampir 5 tahun seperti Helm, Motor, dan Smartphone. 

Dengan motorku aku bisa pergi kemana saja dan memberiku pengalaman menuju tempat" yang belum pernah ku kunjungi, dengan menggunakan Helm aku bisa berkendara dengan aman dan nyaman, terlindungi saat berkendara dan setidaknya bisa meminimalkan efek jika terjadi kecelekaan. 

Dengan Smartphone kita bisa mengetahui dunia, lewat layar smartphone kita bisa tahu keadaan sosial, ekonomi, politik negara kita, kita bisa membantu orang yang sedang kesusahan, kita tahu apa yang sedang viral. Dengan smartphone aku tau Drakor mana yang aku tonton, kita tau konflik artis, kita tahu kehidupan artis, kita tahu fashion. Namun dengan smartphone banyak waktu kita terbuang dan mengabaikan orang" di sekitar kita karna terlalu fokus menatap layar. Smartphone punya efek tersendiri bagi setiap orang tergantung dari bagaimana pemakaiannya.

Dengan kata lain, dengan smartphone dunia ada di genggaman kita.

Dari sekian banyak barang yang ada, mungkin smartphone adalah barang yang paling berkesan bagi hidup kita. Bagaimana tidak kita selalu bersamanya setiap menit, bahkan saya pernah dengar seorang teman berkata, "lebih baik kehilangan dompet daripada kehilangan Hp", begitu pentingnya smartphone sampai kita tidak rela kehilangannya.

Aku sendiri memakai Samsung Galaxy Tab 3, sampai saat ini sudah hampir 5 tahun, karna sudah lama secara fisik pun mulai berkurang, lubang tutup dari kartu sim dan memorinya sudah hilang lalu aku tutup pake lakban agar kartu SIM dan memorinya tidak hilang di sembarang tempat. Untuk layarnya masih lumayan bagus. Kamera belakang sudah buram dan tidak bisa menangkap gambar dengan jelas, kamera depan masih bagus namun jauh dari standar, suara yang tidak tinggi. Karna ini Tab jadi desain smartphonenya besar, tidak bisa masuk kantong, susah dibawa kemana-mana dan harus siepin tas khusus untuk membawanya.

Meskipun desainnya gede namun percayalan Tab ini jauh dari kata canggih, versi android masih 4.4.4 dan jauh dari versi android terbaru. Memori internal cuma 8 Gb nyimpen apapun pasti cepat penuh. Ram cuma 1gb, jadi gk bisa nginstall aplikasi yang berukuran besar, jadi terpaksa saya tidak bisa menyimpan aplikasi-aplikasi kekinian dan game keren dan terbaru serta aplikasi belanja online.

Justru karna keterbatasan dari Hp inilah yang membuatku bersyukur, dengan keterbatasan ini bisa menjauhkanku dari fenomena kecanduan Game, fenomena belanja online yang membuat kita konsumtif secara berlebihan, fenomena tik tok yang sedang viral. 

Keterbatasan kadang membuat kita lebih berfikir tentang suatu hal, apakah hal itu perlu atau tidak, Bertanya kepada diri sendiri menginstall aplikasi ini apakah perlu, dan untuk apa?.

Selama ini saya hanya memakai sosial media seperti fesbuk, Whats up dan youtube, untungnya muat di hp saya. Itupun saya berjuang untuk mengefisienkan waktu agar tidak kecanduan, namun saya sering lupa waktu juga ketika bersosial media.

KH. aqil Siradj pernah berkata "jangan diperbudak oleh sosial media", ya jangan sampai waktu kita hanya habis untuk bersosial media, sampai lupa waktu yang di dunia nyata, jangan sampai kita suka menunda" kerjaan atau kewajiban karna fokus sosial media. 

Saya sendiri masih sering lupa waktu namun saya juga berusaha untuk sadar bahwa waktu itu sangat penting.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Comments

Popular posts from this blog

Mengapa Kita Butuh Hari Tanpa Aktivitas, Tanpa Harus Jadi Produktif

kehadirannya di momen yg tepat, apakah berarti dia orang yg tepat?

Rumah sebagai cermin kualitas hidup