Menjawab Permasalahan
Banyak saya mendengar perkataan yang tidak benar
yang tidak bagus dari orang-orang tentang kuliah. Ada yang bilang ‘’ngapain sih
kuliah,ngehabisin duit aja!’’ ada juga yang bilang ‘’percuma kuliah jika
ujung-ujungnya nganggur’’, ada lagi ‘’banyak yang sarjana S1 tapi dapet kerjaan
biasa aja, Cuma jadi sopir, hitung-hitunganya
kuliah Cuma habisin duit aja’’. Begitulah perkataan-perkataan yang saya dengar
dari masyarakat.
Anehnya saya mendengar perkataan perkataan diatas
tadi dari orang-orang yang tidak kuliah. Padahal mereka tidak pernah merasakan
bangku perkuliahan tapi mereka seolah-olah paling mengetahui gimana seluk beluk
perkuliahan. Makanya saya bilang aneh sekali mereka. Inilah lemahnya orang
Indonesia mudah menyimpulkan sesuatu tanpa bertanya terlebih dahulu mereka
hanya mendengar perkataan orang lalu menelanya mentah mentah.
Akan saya luruskan mindset orang-orang yang berkata
kuliah itu gak penting dari segi pandang saya. Memang kuliah itu gak penting
bagi mereka yang tidak kuliah, kuliah aja nggak, masak mau ngurusin orang
kuliah. Kadang orang-orang kita mereka paling sok taunya.
’ngapain sih kuliah,ngehabisin duit aja!’’ ini salah
satu mindset orang yang paling banyak saya dengar. Baiklah saya mencoba
menjawabnya, setiap usaha yang akan kita lakukan pasti memerlukan perjuangan
dan pengorbanan entah itu dari segi materi, waktu pikiran dan lain-lain. Sama
halnya dengan kuliah, kuliah juga butuh pengorbanan terlebih lagi soal uang.
Memasuki awal perkuliahan akan banyak sekali dana yang akan kita keluarkan
mulai dari pendaftaran,biaya bensin biaya makan biaya fotokopi. Selesai daftar
ikut OPSPEK kegiatan awal ketika masuk perkuliahan nantinya akan keluar lagi
dana untuk mengikuti kegiatan OPSPEK, ketika pembelajaran sudah dimulai akan
ada tugas yang akan dikasih oleh dosen lalu di print dan itu membutuhkan dana
juga. Jadi memang benar kita kuliah menghabiskan uang, tapi penghabisanya untuk
kebutuhan kuliah dan hal hal yang positif dan bermanfaat tidak dihabiskan untuk
berfoya foya saja.
Jika ingin kuliah tidak terlalu mengeluarkan biaya
yang banyak cobalah mengambil beasiswa jika ada. Itu akan meminimalisir
pengeluaran dana yang akan keluar, tapi untuk kebutuhan lainya ya tetap akan
keluar. Dan jika anda adalah seorang yang berprinsip hemat mungkin tidak banyak
dana yang akan keluar.
Selanjutnya ’’percuma kuliah jika ujung-ujungnya
nganggur’’, anda hanya melihat sebagian kecilnya saja, ada juga kok orang yang
selesai kuliah langsung kerja. Mungkin orang yang selesai kuliah tapi belum
dapat pekerjaan itu disebabkan oleh beberapa hal seperti, mereka belum siap
masuk dunia kerja, ada juga orang
selesai kuliah tapi belum siap terjun ke dunia kerja mungkin dia masih ingin
meniKkmati masa masa kuliahnya yng belum terpuaskan. Jalan setiap orang itu
berbeda beda.
Factor lainya juga adalah yang mahasiswa yang
ditawari pekerjaan tidak mau memulai dari bawah maunya langsung mempunyai posisi
yang elit karna punya gelar dan seenaknya saja minta jabatan tinggi. Gengsi
juga termasuk factor orang nganggur.
Saya luruskan sedikit kata pengangguran lebih cocok
dialamatkan untuk mereka yang malas nyari kerja dan gengsi mengambil sebuah
pekerjaan. Tapi untuk orang yang selalu berusaha mencari pekerjaan tapi belum
dapat dapat kurang pantas disebut pengangguran, saya lebih suka menyebutnya pejuang pencari kerjaan. Ini adalah
bentuk apresiasi saya terhadap orang yang memiliki semangat dalam mencari
kerja.
Seperti yang saya bilang sebelumnya diatas,
orang-orang kita mudah sekali menyimpulkan sesuatu tanpa bertanya terlebih
dahulu, kita menjudge orang yang selesai kuliah tapi belum dapat pekerjaan
tanpa kita mengetahui yang sebenarnya. Mungkin saja orang itu sudah berusaha
mencari kerja tapi belum ada yang menerimanya. Kita tidak mengetahui bagaimana
perjuanganya mencari pekerjaan. Tapi saya yakin setiap orang punya waktunya
masing masing untuk mendapatkan pekerjaan, selesai kuliah gak harus dapat
pekerjaan langsung.
Dalam dunia perkuliahan kita tidak hanya dituntut mencari ilmu saja, tapi kita
juga harus bisa membangun sebuah hubungan atau relasi dengan orang-orang
kampus. Jika kita dekat mungkin kita bisa dibantu mendapatkan pekerjaan selesai
kuliah. Contoh kecil saja, ada dosen yang punya perusahaan kita bangun
komunikasi denganya lebih jauh biar apa? Biar dia mengenal kita lebih jauh
siapa tau selesai kuliah dosen tersebout yang merekomendasikan kita bekerja di
perusahaanya. Itulah salah satu fungsi perkuliahan yakni membangun sebuah
relasi.
“banyak yang sarjana S1 guru tapi dapet kerjaan
biasa aja, Cuma jadi sopir, hitung-hitunganya
kuliah Cuma habisin duit aja’’. Apa salahnya mendapatkan pekerjaan jadi supir?
Selama itu halal dan tidak merugikan anda kenapa tidak. Tapi mungkin maksud
orang adalah “dia kuliah jurusan
pendidikan seharusnya jadi guru dong tapi kenapa jadi sopir”. Kok anda yang
repot sih terserah orang itu sih mau kerja jadi apa, jika itu bisa membuatnnya
nyaman kenapa nggak. Terkadang kita sebagai manusia terlalu sibuk menilai orang
lain ketimbang diri kita senndiri. Saya pernah mendengar motivasi sederhana
yakni “ harta yang paling berharga adalah kamu dapat mengenali dirimu
sendiri,”. Setiap orang harus bisa mengenal dirinya sendiri, dengan begitu dia
tidak mudah merendahkan orang lain.
Oke sekian dulu
Comments
Post a Comment
silahkan berkomentar menggunakan bahasa yang sopan