3 hal positif yang bisa diambil dari menjadi mahasiswa kupu kupu
Perkuliahan adalah tempat bagi orang-orang untuk melanjutkan pendidikan setelah melalui masa masa SMA. Lalu mulai perlahan kita mulai mengenal suasana kampus dan bertemu dengan orang orang baru. Dunia kampus memiliki keunikan sendiri dimana ada istilah yang tidak pernah kita temukan sebelumnya yang bisa kita temukan di perkuliahan. Contohnya adalah mahasiswa kupu kupu.
Mungkin orang yang awam masih belum mengetahui apa itu mahasiwa kupu kupu. Kupu kupu sendiri adalah singkatan dari kuliah-pulang kuliah-pulang, sedangkan mahasiswa kupu kupu adalah sebutan bagi mereka yang kuliah hanya datang lalu duduk dengar ceramah dosen setelah itu pulang gk lebih. (so jangan salah paham ya,mahasiswa kupu kupu bukan mahasiswa yang digigit kupu kupu lalu berubah menjadi kupu kupu wkwk).
Mahasiswa seperti ini kadang sering dipandang sebelah mata karna terlihat hanya seperti memenuhi kewajiban kuliah saja.
Tapi pada postingan saya kali ini saya tidak akan membahas tentang efek negatif dari menjadi mahasiswa kupu kupu, tapi yang akan saya bahas disini ialah kelebihan menjadi mahasiswa kupu kupu. So bagi kalian yang merasa menjadi mahasiswa kupu kupu jangan berkecil hati dulu, mungkin bisa disimak beberapa hal positif yang bisa kita ambil dari menjadi mahasiwa kupu-kupu. (btw penulis juga pernah berada pada masa kek gini)
- Lebih banyak waktu luang bersama keluarga, teman dan kerabat. Yapp poin pertama ialah lebih banyak waktu bersama keluarga, teman dan kerabat. Kebanyakan mahasiswa kupu kupu ini selesai kuliah mereka langsung pulang ke rumah dan bertemu keluarga. Itu untuk mahasiswa yang bolak balik dari rumah, lain halnya dengan yang ngekos mereka bisa bertemu ibu kos mereka yang galak lalu ditagih uang bulanan wkwk. Selesai jam kuliah juga mereka bisa bertemu dengan teman-teman mereka, kumpul bareng, ngobrol dan ghibah bareng (biasanya cewek yg terakhir nih). Ini adalah hal positif yang bisa dilakukan untuk mempererat sifat kekeluargaan dan persaudaraan sekaligus menjalin silaturahim. Selain itu,hal ini juga bisa meningkatkan kesehatan emosional individu.
- Banyak waktu untuk mengerjakan tugas dan belajar Selanjutnya ialah banyak waktu mengerjakan tugas dan belajar. Biasanya Mahasiswa selalu diidentikkan dengan tugas yang numpuk. Ya emang bner banget jadi mahasiswa itu harus siap dengan segala tugas yang diberikan oleh dosen yang maha benar. Karna banyaknya tugas yang sudah ada lalu kadang kita bingung mau ngerjain yang mana duluan. dan akhirnya kita jadi menundanya lalu menyelesaikannya dengan sistem SKS atau Sistem Kebut Semalam. Tapi bagi mahasiswa kupu kupu mereka bisa memanfaatkan waktu luang mereka untuk mengerjakan tugas. Selesai kuliah mereka bisa belajar sedikit dan mengerjakan tugas dan harus bisa mengefisienkan waktu mereka karna ada tugas lain yang menanti juga.
- Banyak waktu untuk diri sendiri Bagi mereka yang tidak mempunyai kesibukan organisasi di kampus mereka mempunyai waktu luang yang begitu banyak. Mereka bisa menghabiskan waktu mereka untuk hal hal pribadi seperti mengembangkan hobi, membaca buku, menulis, olahraga, dan menonton film. Akan tetapi alangkah lebih bermanfaat waktu kosong dimanfaatkan untuk hal hal yang produktif dan bermanfaat dengan begitu waktu mereka tidak terbuang dengan sia sia.
Comments
Post a Comment
silahkan berkomentar menggunakan bahasa yang sopan